Timurnewsupdate.Com-KEEROM // Pengurus Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Keerom periode 2026-2030 resmi dilantik, siap memperkuat peran kelembagaan dan penyelesaian persoalan masyarakat adat dan mendukung pembangunan.
Pelantikan berlangsung di GOR Girgura Kensuwri, Workwana, Distrik Arso, pada Jumat (18/9/2026) sore, dilakukan langsung Ketua LMA Tanah Papua, Letkol (Tituler) Lenis Kogoya.
Turut hadir Bupati Keerom Piter Gusbager yang diwakili Plt. Sekda Keerom Linus Pasarang serta para pengurus LMA Keerom periode 2026-2030.
Dalam keterangannya, Ketua LMA Tanah Papua, Letkol (Tituler) Lenis Kogoya, menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk melayani masyarakat adat.
Ia meminta pengurus LMA Keerom yang baru dilantik agar aktif hadir di tengah masyarakat dan menjadi jembatan dalam penyelesaian berbagai persoalan melalui pendekatan adat, musyawarah, serta kearifan lokal.
Lenis juga mendorong LMA membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat guna menjaga kedamaian di wilayah perbatasan.
Dikesempatan yang sama, Ketua LMA Kabupaten Keerom Fabianus Tafor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Keerom atas dukungan terhadap keberadaan LMA di Kabupaten Keerom.
“Saya dan Pengurus LMA Keerom siap bersinergi bersama Pemerintah daerah untuk membangun Keerom. Kami juga akan turun langsung ke kampung-kampung untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah adat yang dihadapi masyarakat,” tegas Fabianus Tafor.
Menurutnya, kehadiran LMA harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai adat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Sebagai langkah awal penguatan kelembagaan, Fabianus mengatakan LMA Keerom akan melakukan reorganisasi kepengurusan LMA di tingkat distrik yang berada di 11 distrik di Kabupaten Keerom.
Reorganisasi tersebut diharapkan dapat membuat program kerja LMA lebih terstruktur, efektif, dan menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung. Dengan kepengurusan baru periode 2026-2030.
Lebih lanjut sebut Fabianus, LMA Keerom berkomitmen memperkuat kelembagaan adat, membantu menyelesaikan persoalan masyarakat melalui mekanisme adat, serta terdepan menjaga kedamaian di Kabupaten Keerom. (@mr)


