Breaking News

Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Dorong Literasi Spasial Anak Senggi lewat Patriot Cilik 2026

Ukuran Teks

Timurnewsupdate.Com-KEEROM, Papua — Tim 16 Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (UNDIP) mendorong literasi spasial anak-anak di Kawasan Transmigrasi (KT) Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, melalui program “Catatan Patriot Cilik 2026”.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Soom, Senggi, Senin (7/9/2026), tersebut diikuti siswa kelas 5 dan 6 dengan pendekatan pemetaan partisipatif serta pengenalan dasar perencanaan wilayah. Kegiatan ini mengajak anak-anak mengenali lingkungan tempat mereka tinggal secara lebih dekat.

Koordinator Lapangan Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP, Rifat Farhan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang melibatkan anak secara langsung.

“Kami menggunakan metode pemetaan partisipatif serta perencanaan dasar untuk anak sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual dan partisipatif untuk usia anak-anak,” kata Rifat.

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengenali berbagai objek di lingkungan sekitar, seperti jalan, sungai, rumah, tempat ibadah, kebun, fasilitas umum dan ruang yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Hasil pengamatan kemudian dituangkan ke dalam peta partisipatif menggunakan simbol, warna dan gambar, sebelum dipresentasikan oleh masing-masing peserta.

Selain pemetaan lingkungan, anak-anak juga mengikuti sesi “Gambar Harapan” untuk menyampaikan gambaran mengenai kampung yang mereka inginkan pada masa depan. Anggota Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP, Rahma, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan tentang kebutuhan lingkungan mereka.

“Kami juga ingin mendengar bagaimana anak-anak membayangkan kampung mereka di masa depan. Dari gambar yang mereka buat, mereka bisa menyampaikan apa yang menurut mereka dibutuhkan dan seperti apa lingkungan yang mereka inginkan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Imanuel, menggambarkan wilayah tempat tinggalnya di SP 2 Woslay sebagai kawasan pertanian yang maju. “Di gambar saya, SP 2 Woslay saya buat menjadi wilayah pertanian yang maju. Saya ingin pertaniannya berkembang dan bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Rangkaian Catatan Patriot Cilik 2026 ditutup dengan penyerahan sertifikat pembelajaran kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam proses pemetaan partisipatif dan pengenalan lingkungan.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Mathius Derek Fakhiri, S.I.K., M.H. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tim 16 Ekspedisi Patriot UNDIP di KT Senggi dan diharapkan dapat membantu anak-anak memahami lingkungan sebagai ruang yang memiliki berbagai fungsi, sekaligus mendorong mereka berani menyampaikan gagasan mengenai kondisi kampung yang mereka harapkan di masa depan.
‎(@mr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.