Breaking News

Bupati Keerom Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna Dan Pastoran Gereja Tritunggal Mahakudus Skanto.

Ukuran Teks

KEEROM, TIMURNEWSUPDATE.COM – Bupati Keerom  Piter Gusbager, S.Hut, MUP menegaskan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna dan Pastoran Gereja Katolik Tritunggal Mahakudus di Kampung Wulukubun, Arso XIV, Distrik Skanto, Sabtu (10/10/2026).

Bupati menekankan bahwa pembangunan Kabupaten Keerom tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam dan potensi daerah, tetapi juga membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman.

‎“Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk terus memberikan bantuan, tidak hanya kepada Gereja Katolik, tetapi juga kepada semua gereja dan agama dalam rangka memupuk kerukunan, silaturahmi, keberagaman, dan persaudaraan,” tegas Bupati Keerom dalam sambutannya.

‎Menurutnya, perbedaan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang harus disikapi dengan saling menghormati dan menghargai. Karena itu, persatuan dan cinta kasih perlu terus diperkuat agar seluruh masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai.

Peletakan batu pertama tersebut mengusung semangat “Menjaga Persatuan dalam Keberagaman”, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Keerom.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pemulihan gereja setelah sebelumnya mengalami kebakaran. Ia berharap pembangunan Gedung Serbaguna dan Pastoran dapat segera diselesaikan melalui dukungan dan semangat gotong royong seluruh umat.

Menurutnya, keberadaan kedua fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang pelayanan gerejawi, kegiatan umat, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan oleh jemaat saja, tetapi juga masyarakat di lingkungan sekitarnya.


Ia kembali mengingatkan bahwa kekayaan alam dan potensi Kabupaten Keerom harus berjalan seiring dengan terpeliharanya keharmonisan sosial. Pembangunan daerah, katanya, membutuhkan kemauan bersama untuk menjaga persaudaraan, memperkuat kerja sama, dan menghindari perpecahan akibat perbedaan.
‎
‎“Menjaga persatuan dan menghargai perbedaan merupakan tanggung jawab bersama,” menjadi pesan utama yang ditekankan orang no.1 Kabupaten Keerom tersebut.

‎Melalui pembangunan Gedung Serbaguna dan Pastoran tersebut, Pemerintah Kabupaten Keerom berharap semangat gotong royong semakin kuat, pelayanan kepada umat semakin baik, dan nilai toleransi terus tumbuh dan berkembang dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.


“Bahwa persatuan dalam keberagaman harus menjadi kekuatan bersama untuk mewujudkan Kabupaten Keerom yang damai, harmonis, dan terus berkembang,” pungkasnya.

‎Kegiatan peletakan batu pertama ini dihadiri Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Linus Pasarrang, Ketua DPRK Keerom Kanisius Kango, Pastor Dekan Dekenat Keerom RD. Hilarius Pekey, Pastor Simon selaku Pastor Paroki Sang Penabur Skanto, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Danramil Skanto, jajaran Polsek Skanto, tokoh agama, tokoh perempuan, umat gereja dan masyarakat setempat.‎(@mr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.