Breaking News

Bupati Keerom Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Awal 2027, Siapkan Lahan 10,5 Hektare

Ukuran Teks

Timurnewsupdate.Com-KEEROM // Bupati Keerom, Provinsi Papua Piter Gusbager, S.Hut., MUP., menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Keerom dimulai awal 2027. Target tersebut ditegaskan orang no.1 Kabupaten Keerom itu saat membuka secara resmi sosialisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Gedung Pramuka Asyaman, Arso Swakarsa, Jumat (9/10/2026).

Secara nasional, Presiden Prabowo menargetkan 500 Sekolah Rakyat permanen hingga tahun 2029. Untuk 2027, pemerintah menargetkan sekitar 250 gedung permanen yang mampu menampung sedikitnya 140 ribu siswa. Program strategis nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pada kesempatannya, Bupati Gusbager menegaskan kepada seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi agar proposal pembangunan dapat segera diajukan kepada Menteri Sosial RI.

“Targetnya, minggu depan seluruh dokumen persyaratan kesiapan administrasi sudah dapat ditandatangani dan proposal segera disampaikan langsung kepada Menteri Sosial Republik Indonesia,” sebutnya.

Ia memastikan lahan seluas kurang lebih 10,5 hektare telah tersedia, berstatus clean and clear, dan menjadi aset milik pemerintah daerah Kabupaten Keerom. Dukungan masyarakat adat juga dipastikan menjadi bagian penting dalam kelancaran rencana pembangunan tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Regional VI Kementerian Sosial RI, Jhon H. Mampioper, GDipDevPrac., M.Eng., mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Keerom. Ia menyebutkan bahwa kesiapan lahan secara umum telah memenuhi persyaratan.

“Setelah proposal disampaikan, pemerintah pusat akan melakukan verifikasi dan penetapan kesiapan daerah untuk pembangunan Sekolah Rakyat pada 2027. Keerom sendiri telah mendukung program ini dengan mengirimkan sejumlah siswa untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat di Jayapura,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Keerom menegaskan komitmennya mempercepat seluruh tahapan persiapan agar target pembangunan awal 2027 dapat direalisasikan.

Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi langkah nyata dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Keerom, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Keerom Drs. Daud, M.Si., Plt. Sekda Linus Pasarrang, S.H., Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf. Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han., Wakapolres Keerom Kompol Agus Tianto, S.Sos., M.H., pimpinan organisasi perangkat daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya. (@mr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.