Timurupdate.Com-KEEROM — Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kapolres Keerom AKBP Aries Diego Kakori, S.I.K., menegaskan komitmennya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Keerom.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada Jumat, (14/8/26), sore, di ruang kerja Kapolres Keerom, sekaligus menjadi bagian dari ajakan kepada masyarakat agar bersama-sama mempertahankan situasi daerah yang aman dan damai.
Sebagai pejabat baru Kapolres Keerom, AKBP Aries Diego Kakori memberikan perhatian serius terhadap sejumlah persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat, termasuk peredaran minuman keras dan narkoba.
Menurutnya, pemberantasan miras dan narkoba membutuhkan langkah yang konsisten serta dukungan dari seluruh masyarakat.
Karena itu, kepolisian akan terus memperkuat upaya pencegahan sekaligus melakukan penindakan terhadap setiap pelanggaran hukum sesuai aturan yang berlaku.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Perbatasan RI-PNG, terutama generasi muda.

“Peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta miras tidak hanya berpotensi menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga dapat memicu berbagai gangguan kamtibmas,” sebutnya.
Kapolres mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkoba, pemalakan, maupun miras di lingkungan masing-masing.
Di tengah persiapan menyambut HUT RI ke-81, Kapolres Keerom juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu, kabar bohong, maupun informasi yang dapat memicu keresahan.
“Seluruh masyarakat diminta mengutamakan persatuan, menjaga toleransi, serta menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme yang baik dan sesuai hukum. Kondusivitas daerah dinilai menjadi modal penting agar seluruh rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan dapat berlangsung aman dan tertib,” ujarnya.
Polres Keerom, kata dia, akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan lainnya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. (@mr)


