Timurupdate.Com // Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bappelitbangda) bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan Seminar Penyusunan Dokumen Strategis Sanitasi Kabupaten (SSK) Keerom, yang digelar di Aula Bappelitbangda, Arso Kota, Senin, (3/8/26)
Kegiatan dibuka Bupati Keerom Piter Gusbager yang diwakili PLT. Sekretaris Daerah Linus Pasarrang. Turut hadir DPRK Keerom, Pimpinan OPD, Akademisi dan undangan lainnya.
Wakili Bupati dalam sambutannya, Sekda Linus Pasarrang menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
Perkembangan wilayah Kabupaten Keerom ditandai dengan bertambahnya kawasan pemukiman, peningkatan jumlah penduduk serta pertumbuhan aktifitas sosial dan ekonomi sehingga mendorong meningkatnya akan sarana dan prasarana dasar khususnya sanitasi,” katanya.
Untuk itu menurutnya, diperlukan perencanaan sanitasi yang terintegrasi, adaptif dan sesuai dengan karakteristik wilayah Kabupten Keerom.
“Hal tersebut dilakukan agar meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sanitasi yang aman, melindungi kesehatan serta mendukukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa Distrik Arso sebagai pusat pemerintahan, perdagangan dan pelayanan sangat signifikan mengalami perkembangan.
“Data BPS menunjukan bahwa jumlah penduduk Keerom meningkat dari 61,623 jiwa pada tahun 2020 menjadi 75.107 jiwa pada tahun 2025.
Sambungnya, pertumbuhan penduduk ini berimplikasi pada meningkatnya volume sampah, limbah domestik dan lain sebagainya,” bebernya.
Pemkab Keerom berharap kegiatan ini dapat menghasilkan strategi program pembangunan sanitasi yang terukur, terintegrasi sesuai kebutuhan sekaligus memberikan rekomendasi yang implementatif,” tutupnya


