Timurupdate.Com-KEEROM — Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Inspektorat menggelar kegiatan asistensi peningkatan indeks efektivitas pengendalian korupsi dan penerapan manajemen risiko dengan tema “Akselerasi Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi,” Selasa, (18/8/26).
Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida, Arso Kota, dibuka oleh Wakil Bupati Keerom H. Daud yang mewakili Bupati Keerom Piter Gusbager. Turut hadir Plt. Sekda Keerom Linus Pasarrang, Kepala Inspektur Yonanser Wayor, Kepala BPKP Papua Muh. As’af, para kepala OPD, serta jajaran terkait.

Dalam sambutan Bupati Keerom Piter Gusbager yang dibacakan Wakil Bupati H. Daud, disampaikan bahwa kegiatan asistensi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan mampu mencegah penyimpangan.
Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa korupsi merupakan sebuah tindakan yang menimbulkan kerugian negara atau masuk ke proses hukum.
“Korupsi perlu dipahami sebagai risiko organisasi yang bisa dikenali, dipetakan, diukur, dan dikendalikan sejak awal sebelum berkembang menjadi masalah,” katanya.

Karena itu, lewat kegiatan ini, Pemkab Keerom mendorong perubahan cara pandang dari yang reaktif menjadi lebih preventif, sekaligus memperkuat sistem agar potensi penyimpangan bisa ditekan.
Ia juga menekankan bahwa pengendalian korupsi bukan hanya tugas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), tetapi butuh komitmen semua pimpinan perangkat daerah.
“Setiap kepala OPD berperan sebagai pemilik risiko dan diharapkan bisa memastikan manajemen risiko diterapkan dengan baik dalam aktivitas kerja sehari-hari,“ ujarnya.

Dia juga berharap setelah asistensi ini selesai, setiap OPD memiliki register risiko fraud yang aktif dan benar-benar digunakan dalam pengambilan keputusan, penyusunan pengendalian, serta perbaikan proses bisnis sehari-hari.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa resiko korupsi harus bisa dipetakan dengan baik, pengendalian proses kerja diperkuat, dan peluang penyimpangan diminimalkan.
“Melalui percepatan maturitas SPIP terintegrasi, Pemkab Keerom berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, berintegritas, dan tetap fokus pada kepentingan masyarakat,” tutupnya. (@mr)


