Breaking News

Sosialisasikan Bahaya Miras dan Narkotika Bagi Pelajar, Ini Harapan Kaban Kesbangpol Keerom

Ukuran Teks

Timurupdate.Com-KEEROMSosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika konsisten dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Keerom dengan tema “Selamatkan Anak Bangsa dari Bahaya Miras dan Narkotika, Kamis (20/8/2026) Pagi.

Kegiatan yang berlangsung di SMA YPPK Tegasa, Arso Kota, dibuka oleh Bupati Keerom Piter Gusbagerb yang diwakili Plt. Sekda Keerom Linus Pasarrang. Pada kegiatan tersebut Kesbangpol bekerjasama dengan BNN Papua, Dinas Kesehatan dan Polres Keerom.

Pada media, Kaban Kesbangpol Keerom Dian N. Wellip menjelaskan bahwa sosialisasi menyasar para pelajar sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika dan minuman keras yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, para pelajar diberikan pengetahuan dan informasi agar mampu mengenali berbagai bentuk narkotika dan berbagai ancaman yang dapat mempengaruhi kehidupan dan cita-cita mereka.

Pemerintah dan semua pihak memiliki kewajiban untuk menjaga generasi muda Keerom agar dapat tumbuh sehat dan sejahtera melalui pola hidup yang baik serta menjauhi lingkungan yang berpotensi  dapat memberikan pengaruh negatif,” kata Dian disela-sela kegiatan sosialisasi.

Menurutnya, sosialisasi tersebut merupakan langkah pencegahan dini untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan informasi sehingga mampu melakukan deteksi terhadap berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan mereka.

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda saat ini dihadapkan dengan pengaruh yang sangat kuat dari media sosial maupun lingkungan sekitar.

Anak-anak hari ini hidup dalam situasi pengaruh-pengaruh yang luar biasa, baik pengaruh media sosial maupun lingkungan. Melalui medsos banyak pengaruh-pengaruh yang bisa mengajak mereka untuk berani mulai mencoba,” sebutnya.

Oleh sebab itu, pemerintah sesuai amanat undang-undang memiliki kewajiban memberikan proteksi dan pemahaman terkait bahaya-bahaya yang dapat mengancam kehidupan anak-anak.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Keerom tahun 2026 menyasar tiga zona wilayah, yakni Arso Timur, Skanto  dan Arso dan ditutup di Distrik Waris pada Oktober mendatang.

“Sasaran utama kegiatan adalah anak-anak usia pendidikan formal dengan harapan melalui edukasi dan pencegahan sejak dini, pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat dan menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkotika maupun miras,” tutupnya. (@mr)