Timurnewsupdate.Com-KEEROM // Program afirmasi pendidikan tinggi yang didukung Pemerintah Kabupaten Keerom mulai menunjukkan hasil. Dua putra-putri asli Keerom (OAP) berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas Papua (UNIPA) Manokwari dan menjadi lulusan perdana dari program tersebut.
Kedua Sarjana itu adalah Edowardus Wambea, S.Hut., lulusan Fakultas Kehutanan, dan Iko Sisilia Heselo, S.Tp., lulusan Fakultas Teknologi Pertanian. Keduanya menyelesaikan studi pada 12 Agustus 2026 di Kampus UNIPA, Manokwari, Papua Barat.
Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mengatakan dua sarjana tersebut merupakan lulusan pertama dari program afirmasi pendidikan tinggi yang digagas pada periode pertama kepemimpinannya dan menjadi bagian dari target Program 100 Doktor. Hal itu disampaikannya saat bertemu kedua lulusan tersebut di ruang kerjanya, Kantor Bupati Keerom, Kamis (8/10/2026) sore.
Sebutnya, dari 50 anak Keerom yang dikirim menempuh pendidikan di UNIPA melalui program afirmasi, dua orang telah berhasil menyelesaikan studi tepat waktu.

“Sore ini saya bertemu dengan dua orang lulusan pertama dari program afirmasi pendidikan tinggi yang menjadi bagian dari upaya pencapaian target Program 100 Doktor, satu dari Fakultas Kehutanan dan satunya dari Fakultas Teknologi Pertanian,” kata Bupati 2 periode Kabupaten Keerom itu.
Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Pemkab Keerom dalam menyiapkan sumber daya manusia OAP yang unggul dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Edowardus Wambea turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Keerom yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan bagi anak-anak Keerom. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom yang mendukung proses pendidikan mahasiswa di kota studi Manokwari hingga selesai.
Dikesempatan yang sama, Iko Sisilia Heselo mengapresiasi program afirmasi pendidikan tinggi yang diberikan Pemkab Keerom. Ia bersyukur dapat menyelesaikan studi tepat waktu tanpa kendala berarti dan memberikan semangat kepada 48 mahasiswa Keerom lainnya yang masih menempuh pendidikan di UNIPA agar dapat menyelesaikan studi dengan lancar dan segera menyusul menjadi sarjana.
Lahirnya sarjana perdana anak Keerom tersebut menjadi capaian awal program afirmasi pendidikan tinggi yang mendukung target Program 100 Doktor sekaligus menegaskan komitmen Bupati Keerom dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia OAP melalui pendidikan tinggi.
Program afirmasi yang bekerja sama dengan UNIPA tersebut diharapkan terus melahirkan lulusan yang mampu kembali dan berkontribusi bagi pembangunan di wilayah perbatasan RI-PNG. Pemerintah Kabupaten Keerom juga menempatkan dukungan pendidikan bagi anak-anak asli Keerom sebagai bagian dari pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk sektor prioritas pendidikan. (@mr)


