Timurnewsupdate.Com-KEEROM // Bupati Keerom Piter Gusbager meminta seluruh Kepala Distrik se-Kabupaten Keerom memperkuat pengawasan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) Serentak 2026. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Distrik di Ruang Rapat Bupati Keerom, Kamis (24/9/2026).
Bupati 2 periode Kabupaten Keerom itupun berpesan kepada seluruh calon kepala kampung maupun masyarakat dari Distrik Skanto sampai Towe agar terus menjaga suasana tetap aman dan damai serta menghindari perbedaan pilihan yang dapat berkembang menjadi konflik.

”Kepada siapapun silakan mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon kepala kampung dengan sportif tanpa harus menjatuhkan yang lain. Bersinarlah tanpa harus memadamkan sinar orang lain. Masyarakat akan menentukan pilihan yang terbaik bagi kampungnya,” pesan Bupati.
Sebutnya, bagi calon kepala kampung harus mengikuti seluruh tahapan berdasarkan aturan dan persyaratan yang telah ditetapkan.
Untuk itu, para Kepala Distrik memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengawal seluruh tahapan Pilkam di wilayah masing-masing. Pengawasan juga akan melibatkan berbagai unsur, termasuk KPU, Bawaslu, TNI-Polri, tokoh adat dan tokoh agama dan lainnya.
“Kita pastikan siapa saja yang nantinya terpilih menjadi kepala kampung merupakan orang-orang terpilih dan terpanggil untuk menjadi pelayan bagi masyarakat di Kabupaten Keerom,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Towe Idris Kaipman menyebutkan, pelaksanaan Pilkam Serentak 2026 di Distrik Towe akan dilaksanakan di tiga kampung, yakni Niliti, Jember dan Pris, sementara Kampung Terpones melakukan pemilihan antar waktu (PAW).
“Saat ini sudah terbentuk kepanitiaan di masing-masing kampung dan sudah memasuki tahapan penetapan DPT. Dirinya mengimbau agar masyarakat menjaga ketertiban dan keamanan serta menyuksesn Pilkam Serentak di Kabupaten Keerom,” pungkasnya.


